Inilah 4 Pengusaha Muslim yang Memberikan Resep Usaha Sukses di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan telah tiba. Waktu inilah yang paling menguntungkan bagi para wirausahawan. Mereka berlomba-lomba memasarkan produk sesuai khasnya. Para pengusaha ini mendapatkan laba yang tidak tanggung-tanggung, mencapai miliaran rupiah. Wow, angka yang fantastis!! Walaupun produk andalan mereka merupakan barang momentum, tetapi banyak pelanggan yang puas dan saling berpromosi kepada kerabatnya. Dari mulut ke mulut hingga menjadi produk yang nge-hits sepanjang waktu. Mantep banget kan? Berikut ini resep rahasianya yang dilansir dari berbagai sumber.

 

1. Fahira Fahmi Idris, Pengusaha Parsel

fahira-idris

Menjual produk dengan berbagai macam tipe dengan merk Nabila. Salah satunya tipenya yakni paket makanan saja, paket makanan + barang, dan paket 1 set alat makan. Permintaan konsumen yang paling tinggi jatuh pada paket makanan + barang. Saat ini, Mbak Fahira fokus menjual pasrselnya secara berkala daripada momentum. Alasannya, karena bisa mengontrol masa kadaluarsa makanan dan distribusi produk. Produknya dapat laku dipasaran karena memiliki harga yang relatif murah, sehingga semua elemen masyarakat dapat menikmatinya.

 

2. Ita Fitriah, Penghias Hantaran

ita-fitriah

Mendekorasi bingkisan untuk paket lebaran membutuhkan tingkat kreatifitas yang cukup tinggi. Walaupun saat ini merupakan jenis usaha yang sudah menjamur di beberapa kota, tetapi Mbak Ita – panggilan akrabnya, memiliki metode yang unik dalam menawarkan jasanya. Berbekal media sosial sebagai bahan promosi, dia menyediakan tempat yang akan didekor dalam bentuk sewa. Metode sewa ini memang lebih hemat dari segi konsumen, karena dapat mengurangi limbah lingkungan, serta tidak mubazir dalam penggunaan sekali pakai.

 

3. Jodi Janitra, Pengusaha Kue

Jodi-janitra

Pria 27 tahun ini memiliki lima merk kue kering dengan perbedaan segmen yang dibidiknya. Usaha orang tuanya yang stagnan dan cenderung kurang laku mendasari tekadnya menjadi kuat untuk membuka usaha lebih keras lagi. Orang tua dan sanak keluarganya masih membantu usaha ini, sedangkan Jodi fokus mengurus bagian keuangan. Modal utamanya ialah pengalaman orang tua, tambahan inovasi, dan relasi untuk menguatkan penjualan produknya. Relasi bagi bagi Joni sangat penting, karena dapat membantu secara finansial. Usaha kue buatan Joni memiliki pangsa pasar yang tidak tergerus waktu, sehingga tetap eksis di luar momen lebaran.

 

4. Jokowi, Pengusaha Mebel

jokowi

Momen menuju lebaran saat ini, umumnya orang-orang berbondong untuk memperbaiki maupun menambah perlengkapan rumah, salah satunya mebel. Bapak presiden kita sebelum menjadi presiden adalah pengusaha mebel yang tersohor dari kota Solo. Belajar menjadi anak buah pamannya, kemudian berani membuka usahanya sendiri. Beliau ikut serta dalam pengerjaan mebel mulai dari mengasah kayu hingga menjadi sebuah produk. Keyakinan kualitas yang dapat bersaing dengan produk luar negeri telah memantapkan usahanya untuk melakukan ekspor. Inovasi yang diberikan yakni memberikan perhatian pada model dan tren warna sehingga memiliki ciri khas sendiri.

Semenjak Pak Jokowi menjabat walikota Solo, keluarga besarnya yang mengelola usaha mebel hingga saat ini. Nama pabrik mebelnya yakni PT Rakabu Sejahtera, dimana beberapa bulan kemarin diberitakan terbakar. Semoga usahanya dapat segera pulih kembali seperti sedia kala, Aamiin.


Dari keempat tokoh pengusaha muslim ini, mereka memiliki tekad dan usaha yang keras dalam mewujudkan mimpinya. Sehingga pelajaran bagi kita untuk tidak mudah berputus asa dalam mencoba hal-hal yang sesuai dengan visi kita. Yup, media sosial tidak boleh diremehkan lagi, karena dengan media ini produk kita bisa eksis di publik (syukur-syukur jadi nge-hits hehehe). Selanjutnya, kita dapat memberikan sentuhan unik pada produk sehingga memiliki ciri khas sendiri. So, apalagi yang menjadi kendala bagi kita??

Pengusaha muslim Indonesia, emang mantep!!

Artikel Mantep Lainnya

TInggalkan Komentar Mantepmu!