5 Fakta Unik Pilkada DKI Jakarta 2017

Kabar Pilkada DKI Jakarta dari para calon gubernur dan wakil gubernur memberikan nuansa tersendiri dalam periode kali ini. Yuk kita lihat apa saja yang menarik dan berbeda dari pilkada sebelumnya.

 

1. Beberapa Kandidat Gagal Masuk menjadi Calon di Pilkada Jakarta

Resized-59TM8

Masih ingat dengan beberapa tokoh kandidat yang ternyata tidak masuk dalam bursa pilkada kali ini? Antara lain Yusril Ihza Mahendra, Rizal Ramli, Tri Rismaharani, Hasnaeni Moein, dan Sjafrie Sjamsoeddin. Beberapa calon kandidat malah sebenarnya sudah aktif berkampanye seperti Yusril dan Rizal dengan kampanye anti korupsi dan reklamasi. Untuk Sjafrie sendiri pernah menjabat menjadi Pangdam Jaya di tahun 1998, dan memiliki gerakan senyap untuk membangun Jakarta tanpa berisik. Hasnaeni Moein sempat ramai di media massa dengan slogan mengubah sampah menjadi emas. Sedangkan Risma tidak berkampanye sama sekali tetapi suara dukungannya terdengar kuat.

 

2. Terdapat Kandidat yang Baru Terjun di Dunia Politik tetapi Lolos menjadi Calon di Pilkada

Resized-XTHEU

Berita mengejutkan datang dari Agus Yudhoyono. Baru tanggal 23 September lalu, Agus mengundurkan diri dari karier militer dengan posisi mayor infantri dengan usia muda. Sedangkan Anies Baswedan telah dicopot posisinya dari menteri pendidikan pada saat reshuffle kabinet bulan Juli lalu. Sandiaga Uno merupakan pengusaha muda dan kaya yang sering hadir di seminar-seminar untuk memberikan pembekalan kewirausahaan pada para pemuda.

Untuk Basuki Tjahaja Purnama, Djarot Saiful Hidayat, dan Sylviana Murni memang telah memiliki rekam jejak di dunia politik sebelum mengajukan diri menjadi calon pimpinan untuk Pilkada Jakarta nanti.

 

3. Kebersamaan Antar Calon Pasangan Pilkada

Resized-7C5DF

Saat menjalani tes pemeriksaan kesehatan di rumah sakit Mintohardjo, Jakarta Pusat pada tanggal 24 September 2016, mereka saling mengabadikan momen dengan melakukan selfie bersama atau biasa disebut wefie, sehingga terlihat kekompakan dari antar personal. Selain berfoto bersama, mereka saling bersilaturahmi dan saling memberi ucapan selamat dan mendoakan agar proses pilkada berjalan demokratis sehingga memberi dampak ketenangan bagi semuanya.

 

4. Aturan Baru: Media Sosial Cagub dan Cawagub Harus Terdaftar

Resized-W2LWK(1)

Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta memberitahukan untuk calon gubernur dan wakil gubernur untuk mendaftarkan akun sosial media yang ditujukan untuk kepentingan kampanye. Akun tersebut bisa berupa akun khusus maupun berasal dari gabungan partai. Akun yang dibuat tidak dibatasi. Aturan ini merupakan antisipasi untuk membedakan akun resmi atau akun tidak resmi.

Jika akun tersebut berstatus tidak resmi, maka implikasi hukumnya sangat berat karena termasuk membuat kampanye dengan unsur fitnah dan menghasut. Sedangkan akun resmi merupakan tanggung jawab dari tim pengawas sebagai bentuk obyek kampanye yang termasuk dalam obyek hukum pengawasan kampanye.

 

5. Informasi Persyaratan yang Dimiliki dari Para Calon Pilkada

Resized-KV8JJ

Informasi kelolosan syarat kesehatan bagi ketiga calon pasangan gubernur dan calon gubernur baru saja diketahui kemarin. Sedangkan terdapat beberapa berkas yang masih menjadi kendala karena peserta belum mengumpulkan secara lengkap, diantaranya surat bebas tunggakan pajak dari Kantor Dinas Pajak. Selain itu, ada yang belum melengkapi surat keterangan diri pengadilan ihwal hak politiknya. Kabar yang muncul di beberapa media massa yakni salah satu calon pasangan gubernur masih belum mengumpulkan surat keterangan tidak pernah dipidana dari pengadilan, dan surat untuk mundur dari instansi pemerintahan yang masih belum selesai.

Batas penetapan untuk kelengkapan berkas pencalonan calon kepala daerah hingga tanggal 4 Oktober. Setelah itu, KPU akan menginformasikan siapa saja pasangan yang lolos verifikasi pada tanggal 24 Oktober. Untuk masa kampanye dimulai pada 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017. Masa tenang kampanye berlaku sejak tanggal 12 Februari sampai 14 Februari 2017. Untuk pemungutan suara akan dijadwalkan pada tanggal 15 Februari 2017.


 

Dari beberapa fakta unik Pilkada Jakarta di atas, mari kita sebagai warga negara aktif untuk memberikan hak pilih suara kita. Maju terus dan semoga pilkada kali ini berjalan dengan lancar dan tenang. Pilkada DKI Jakarta 2017, emang mantep!!

TInggalkan Komentar Mantepmu!