4 Macam Kepedulian Ahok yang Perlu Kita Tiru

Basuki Tjahaja Purnama atau biasa dipanggil Ahok memiliki beberapa kisah untuk peduli kepada sesama selama menjabat menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Saat ini, Pilkada 2017 sedang ramai diperbincangkan untuk pemilihan siapakah calon yang akan dipilih warga Jakarta. Salah satu calon terkuat pilihan publik adalah Ahok. Terlepas dari topik pencalonan Pilkada, ada baiknya kita mengetahui sisi kepedulian dari seorang Ahok. Adapun kisahnya dapat diresapi sebagai intisari kehidupan, antara lain:

 

1. Peduli pada Penyandang Disabilitas

Resized-IT6ST

Pernah lihat portal S di depan RSCM Jakarta? Jika belum, inilah portal yang berfungsi sebagai media pembantu penyandang disabilitas dalam menyeberang jalan. Pada portal tersebut terdapat jalur khusus yang memiliki corak trotoar jalan yang berbeda. Trotoar jalan ini berfungsi  untuk membantu kaum tuna netra saat melintas di jalan. Selanjutnya, para penyandang dapat mengaktifkan traffic light manual agar kendaraan yang melintas berhenti untuk mengutamakan orang yang hendak menyeberang.

Pada waktu yang lain, Ahok menyempatkan waktunya untuk mengikuti bakti sosial bersama LSM dalam membagikan ratusan tongkat putih untuk tuna netra. Selain itu adanya perancangan bus tingkat gratis untuk tuna netra dan orang tua, karena saat ini bus TransJakarta memiliki tangga yang cukup tinggi.

Di kesempatan yang berbeda, Ahok mengikuti acara peluncuran taksi yang dikhususkan bagi penyandang disabilitas. Selanjutnya, menonton konser musik dari anak-anak yang kurang beruntung tetapi memiliki kemauan yang kuat dalam memberikan kontribusi yang positif dalam memainkan musik.

 

2. Peduli pada Penderita Kanker

Resized-I5U7Q

Dalam acara pameran seni yang bertajuk Art for Cancer dibuka secara resmi oleh Ahok. Pameran ini menampilkan 5 perupa Indonesia untuk menggalang dana bagi program pusat perawatan dan pelatihan paliatif yang dirintis oleh YKI Jakarta. Perawatan paliatif adalah program untuk membantu pasien kanker untuk menghadapi sisa usianya dengan kualitas hidup yang baik.

Pengembangan Pusat Pelatihan Perawatan Paliatif ini merupakan program kerja yang dilakukan 5 tahun kedepan di rumah sakit, puskesmas, dan tempat tinggal pasien. Nantinya, pusat pelatihan ini merupakan wadah bagi dokter, perawat, rohaniawan, relawan, dan keluarga untuk belajar tentang konsep perawatan paliatif.

 

3. Peduli pada Pedagang Pasar Tradisional

Resized-4CXJ3

Peresmian kantor pusat PD Pasar Jaya membuktikan bahwa eksistensi pasar tradisional masih bersinar dibalik menjamurnya pasar modern. Elemen yang tidak akan terhapus di pasar tradisional adalah proses tawar menawar. Ahok bercerita, kalau saja pasar tradisional kalah dengan pasar modern, maka para pedagang akan berubah menjadi PKL, jadinya tidak adil. Pasar ini merupakan inkubator para pedagang.

 

4. Peduli pada Pemuda Muslim

Resized-HDTLD

Ahok cerita biar menang lomba MTQ bisa dengan cara mencabut status domisili orang kemudian dibuatkan KTP baru, sehingga menjadikan anak-anak atau remaja dari daerah asal tidak tertarik untuk berkumpul di masjid. Seharusnya biarkan saja kalah, tapi nanti dari tahun ketiga atau kelima bisa menjadi juara umum karena stoknya banyak, sehingga dapat menseleksi yang terbaik.

Cara untuk menarik anak muda dan remaja agar giat berkumpul di masjid ialah memperluas halaman masjid sehingga dapat menjadi ajang berkumpul, bermain, dan belajar di lingkungan masjid. Rencananya, jika masjid tersebut memiliki lahan yang sempit, rumah yang berdempetan dengan masjid bisa mewakafkan lahannya dan nantinya akan diganti uang dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.


 

Dari uraian di atas, kepedulian Ahok terhadap sesama sangatlah tinggi. Sehingga kualitas hidup untuk bermanfaat untuk orang lain juga baik. Ada baiknya kita mencontoh kepedulian dari Pak Ahok ini, dengan membantu sesama, sehingga kita juga turut andil dalam meningkatkan kualitas hidup diri kita  dan orang lain. Pak Ahok, emang mantep!!

Artikel Mantep Lainnya

TInggalkan Komentar Mantepmu!