3 Kisah Unik Para Blogger dengan Ibu Mereka

Selamat Hari Ibu di Tahun 2016. Hingga saat ini kita masih diberi kesempatan oleh Tuhan untuk bisa bertemu dengan ibu tersayang. Entah itu ibu kandung, ibu tiri, ibu angkat, ibu guru, ibu kos, dan para ibu yang lain dimana telah mendidik kita hingga dewasa ini dalam mengarungi lautan kehidupan. Saatnya kita bersyukur dan memberikan sesuatu yang paling baik dari kita untuk ibu kita tercinta. Kali ini ada beberapa kisah dari para blogger yang menceritakan ibunya sebagai pahlawan mereka, diantaranya:

 

1. Muhammad Ridwan dengan Ibu Yudha Sahara Dewi

Resized-R4N4H

Ibu Yudha Sahara Dewi merupakan ibu rumah tangga yang memiliki banyak kegiatan. Sejak pagi beliau telah menyiapkan sarapan untuk buah hatinya. Selanjutnya mengantarkan anak-anaknya ke sekolah menggunakan motor. Jika tidak sibuk biasanya menjemput anaknya di tiga tempat. Jika anggaran keluarga kian menipis dan kebutuhan belum tercukupi, tak segan-segan Ibu Yudha meminjam uang atau menjual salah satu barangnya sehingga menjadikan anak-anaknya orang yang berguna dan bermanfaat.

 

2. Diah Putri dengan Ibu Sumini

Resized-9PJRR

Ibu Sumini berasal dari keluarga yang sederhana dengan banyak saudara, sehingga membuat sikapnya menjadi mandiri. Setelah lulus SMP tetapi kemampuan ekonomi orang tuanya tidak mencukupi, sehingga dijodohkan dengan sesorang. Akan tetapi Ibu Sumini menolaknya, seraya memilih menjadi buruh pabrik di Surabaya walaupun dengan penghasilan yang kurang. Upah yang didapat tidak cukup untuk membiayai kehidupannya sehari-hari. Ibu Sumini melanjutkan kerja di Jakarta menjadi pembantu rumah tangga.

Setelah lama di Jakarta, akhirnya kembali ke rumah dan menikah dengan seorang pria yang bernama Pak Simun. Pak Simun merupakan karyawan koperasi swasta dengan penghasilan yang pas-pasan. Ini menjadikan mereka mengerjakan sawah warisan orang tua demi membiayai anaknya bersekolah di sekolah favorit. Hal ini dikarenakan sebagai penutup luka lama karena keinginan Ibu Sumini untuk bersekolah tinggi belum tercapai.

 

3. Andrew Yonatan dengan Ibu Syane Agus Nursalim

Resized-55YPS

Setelah lulus dari SMA, Ibu Syane membantu ayah ibunya untuk mengelola usaha keluarga. Keuletannya dalam menjalankan usaha warisan dapat membiayai sekolah anak-anaknya hingga di jenjang kuliah. Dahulu saat kecil, Ibu Syane membantu ayah ibunya menjadi penjual gorengan. Waktu masuk sekolah, seringkali beliau terlambat karena menunggu gorengannya sampai laku terjual.

Saat ini di sela waktu untuk berdagang, Ibu Syane sangat aktif beribadah. Hal ini dilakukan untuk menambah wawasan walaupun belum memiliki penghargaan apapun. Di rumah beliau mengajarkan anak-anaknya untuk disiplin dalam belajar, bekerja, dan berdoa. Sehingga di usia yang sudah tidak muda lagi, Ibu Syane masih aktif bersosialisasi dalam lingkup yang sempit maupun luas yang menjadikan pelajaran baik untuk anak-anaknya.


 

Dari beberapa kisah blogger diatas, sepatutnya kita sangat berterima kasih pada Tuhan untuk memberikan ibu yang paling hebat bagi anak-anaknya. Kita juga menghormati dan memberikan kasih sayang pada kedua orang tua terutama ibu yang telah melahirkan kita. Di hari Ibu nasional setidaknya kita memberikan kejutan tersendiri bagi ibu tercinta, yuk apa rencana kalian? Ibu kita emang mantep!!

Artikel Mantep Lainnya

TInggalkan Komentar Mantepmu!