14 Brand (merek) Lokal Ini Sering Dikira Brand Luar Negeri

Brand Lokal Yang Dikira Brand Luar

“Cintailah ploduk-ploduk Indonesia”, tentunya kamu tidak asing dengan kata-kata tersebut bukan? Yup, kata-kata itu adalah tag line sebuah iklan yang diucapkan oleh Bapak Alim Markus selaku pemilik dari PT Maspion. Kata-kata singkat, tapi cukup menohok dan menjadi populer ditengah himbauan pemerintah untuk mencintai produk-produk dalam negeri.

Nah, tahu ga fren? Di Indonesia ada beberapa produk buatan dalam negeri yang brand (merek) nya terkenal dan telah menjadi pilihan utama konsumen di Indonesia (mungkin termasuk kamu) , bahkan beberapa produk tersebut juga laku keras di luar negeri lo. Tentunya sangat membanggakan Indonesia bukan?

Sebagian dari kita mungkin belum tahu jika beberapa brand lokal ini sering dikira brand luar negeri. Padahal dalam kehidupan sehari-hari kita seringkali melihatnya, bahkan kita juga penggemar produk tersebut.:)

Berikut brand lokal yang seringkali dikira brand luar negeri untuk menambah informasi dan kecintaan kita terhadap produk-produk karya anak bangsa :

1. Maspion

Brand Lokal Yang Dikira brand Luar - Maspion

Maspion yang merupakan singkatan dari Mengajak Anda Selalu Percaya Industri Olahan Nasional adalah perusahaan lokal yang terkenal dengan produk elektronik keperluan rumah tangga. Mulai dari setrika, blender, kipas angin, sampai AC pun ada. Perusahaan yang berpusat di Surabaya ini telah menghasilkan produk-produk elektronik sejak tahun 1960-an. Perusahaan milik bapak Alim Markus ini saat ini memiliki tenaga kerja sebanyak 30.000 orang lo. Mantep !!

2. Polygon

Polygon

Di Indonesia, brand yang satu ini sudah tak asing lagi. Mulai dari sepeda biasa, sepeda mini, sampai sepeda gunung juga ada. Nah, ternyata sepeda yang namanya sudah mendunia ini buatan PT Insera Sena di Indonesia lho. Polygon diproduksi pertama kali pada tahun 1989 di pabriknya yang terletak di Sidoarjo, Desa Wadungasih, Bunduran Jawa Timur. Kualitasnya sih, nggak usah ditanya lagi, Te O Pe Be Ge Te.

3. Polytron

polytron

Apakah dirumahmu ada alat-alat elektronik bermerek Polytron? Ini ternyata produk Indonesia, lho. Perusahaan yang mempunyai pabrik di Kudus dan Semarang ini sejak tahun 1970-an sudah menghasilkan produk-produk elektronik yang berkualitas.

4. Byon

byon

Perkembangan teknologi yang sangat cepat ternyata tidak membuat negara kita hanya menjadi penonton belaka. Merk Byon turut meramaikan tren komputer dan notebook. Dengan harga yang terjangkau, bukan berarti Byon ialah produk yang tidak bermutu. Malahan memiliki konsep yang cukup tinggi. Kehadiran Byon membuktikan, bahwa Indonesia juga bisa membuat produk teknologi yang berkelas. Jadi jangan heran jika produk ini terkenal murah, mengapa? karena ini produk Indonesia.

5. Lea

Lea

Walaupun nama dan logo tampilannya berbau Amerika, tapi sebenernya brand/merk ini adalah produk Indonesia. Masalah model dan kualitas, tak perlu diragukan lagi. Brand ini adalah produk kualitas ekspor. Jadi pasti tidak pernah kalah saing dan selalu berdiri sejajar dengan jeans merk luar negeri di pusat perbelanjaan manapun.

6. Tomkins

tomkins

Mulai dari sepatu sekolah, sepatu olahraga, sepatu futsal, sampai sepatu bikers pun disediakan sama produk Tomkins. Kita tidak usah bingung dari namanya yang terkesan Luar Negeri. Padahal Tomkins sebenarnya sungguh merupakan produk Indonesia. Kualitas produk dari PT. Primarindo Asia Infrastructure, Tbk, Bandung ini  pun ga kalah kece dibandingin sepatu produk luar.

7. Bodypack & Eiger

bodypack & eiger

Bisa dibilang merk-merk tas tersebut lah yang merajai pasar tas di Indonesia. Produk tersebut ada di bawah perusahaan B&B Incorporations (B&B Inc.) yang berbasis di Bandung, pemiliknya adalah Rony Lukito asli orang Indonesia. Bedanya, Bodypack sekarang memfokuskan diri pada tas laptop dan gadget, sedangkan Eiger setia pada produk-produk berbau aktivitas alam bebas. Kualitas Eiger dan Bodypack sich sudah nggak perlu dipertanyakan lagi bukan?

8. GT Radial

gt radial

PT Gajah Tunggal Tbk. adalah salah satu perusahaan pembuat ban di Indonesia dengan merek terkenal GT Radial. Perusahaan ini didirikan pada 1951 dengan memproduksi dan mendistribusikan ban luar dan ban dalam sepeda. Selanjutnya perusahaan ini berkembang memperluas produksi dengan membuat variasi produk melalui produksi ban sepeda motor tahun 1971, diikuti oleh ban bias untuk mobil penumpang dan niaga pada tahun 1981. Awal tahun 90-an, Perusahaan mulai memproduksi ban radial untuk mobil penumpang dan truk.

9. Edward Forrer

edwardforrer

Satu lagi produk sepatu dan tas yang dikira merk luar adalah Edward Forrer fren. Perusahaan ini dinamakan sesuai nama pendirinya, Edward Forrer, atau lebih sering disapa Edo. Dimulai dengan memproduksi sepatu pada tahun 1989 di Bandung, kini Edward Forrer memiliki lebih dari 50 gerai di Indonesia, Australia, Malaysia, dan Hawaii. Edward Forrer memiliki kantor pusat di jalan Veteran No. 44 Bandung, Jawa Barat.

10. Essenza

essenza

Kesan eksklusif yang membungkus Essenza, membuat orang membatin, Produk mana sih? Italia ya? Nyatanya, Essenza adalah produk asli Indonesia yang sukses diekspor ke Italia, juga 25 negara. Berbasis di Tangerang, sejak produksi komersialnya tahun 2003, PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk telah mengekspor ke Singapura dan Amerika Serikat, juga negara-negara Asia, Eropa, Afrika, dan Timur Tengah. Bahkan telah diterima di Italia yang notabene merupakan salah satu negara penghasil keramik terbaik dan terbesar di dunia

11. Excelso

exelso

Salah satu yang bisa kita lihat selain produk kopi kemasan mereka adalah Excelso Cafe. Mungkin sebagian besar orang ketika berada di cafe ini, takkan terpikir bahwa Excelso adalah brand cafe lokal. Kebanyakan orang akan berpikir bahwa Excelso adalah sebuah cafe luar negeri (bisa jadi Amerika) yang membuka cabangnya di Indonesia.

Tapi siapa sangka sebenarnya Excelso ini adalah salah satu anak perusahaan dari Kapal Api Group, yang cukup dikenal dengan brand-nya Kopi Kapal Api. Beroperasi sejak 1991 di Plaza Indonesia, cafe Excelso telah menjelma menjadi salah satu ikon gaya hidup di kota-kota besar di Indonesia.

12. Buccheri

buccheri

Produk-produk dari Buccheri adalah Sepatu dan Tas Kulit. Diproduksi mulai tahun 1980 melalui PT. Vigano Cipta Perdana. Banyak orang tak menyangka, bahwa merek besutan Ediansyah ini merupakan produk asli buatan Indonesia. Mayoritas penikmat sepatu dan tas kulit menyangka bahwa Buccheri adalah buatan Italia.

13. Terry Palmer

terrypalmer

Banyak yang mengira Terry Palmer merupakan brand dari luar, padahal handuk Terry Palmer tersebut diproduksi di Tangerang. Terry Palmer merupakan brand handuk yang dimiliki oleh PT. Indah Jaya. Handuk yang diklaim sebagai handuk paling higienis ini telah diekspor sampai ke Jepang, Australia, Amerika hingga negara-negara Eropa.

14. Hypermart

hypermart

Hypermart adalah brand lokal asli Indonesia. Hypermat adalah sebuah produk hiper-market (pasar swalayan besar) dari PT Matahari Putra Prima (MPP) yang dulunya bernama PT Matahari Departemen Store, sejak 1997 dibeli sahamnya oleh PT Multipolar, perusahaan di bawah kelompok Lippo. Dengan adanya hypermart ini, membuka persaingan hiper-market produk lokal untuk sejajar dengan hiper-market terdahulunya yang merupakan brand dari luar negeri yaitu Carrefour dan Giant.


Nah, baru tahu kan kalau brand diatas asli dari Indonesia? Mudah-mudahan dengan mengetahui brand lokal yang ternyata namanya sudah mendunia tersebut semakin menambah kecintaan dan kebanggaan kita sebagai warga negara Indonesia.

Oh iya, selain brand diatas, masih banyak juga lo brand lokal yang dikira brand luar negeri. Dalam produk makanan, kamu bisa baca/klik artikel 7 brand makanan Indonesia ini sudah mendunia.

Brand Indonesia, emang mantep!!

Sumber :

http://citizen6.liputan6.com

https://id.wikipedia.org

Artikel Mantep Lainnya

TInggalkan Komentar Mantepmu!